Tepung tapioka dibuat dari ubi kayu yang telah kering, kemudian dihaluskan. Ubi kayu yang di gunakan harus baik dan sudah tua, sehingga tepung yang dihasilkanpun baik.
Tepung tapioka dipakai sebagai bahan membuat makanan. Saat ini tepung tapioka termasuk barang yang paling di cari nomor dua setelah tepung gandum .
B). GAPLEK
Seperti
kita ketahui Ubi kayu merupakan komoditi makanan pokok kedua setelah
padi/beras di Indonesia. Selain itu permintaan Gaplek untuk luar negeri
juga sangat tinggi. Data perdagangan yang dirilis oleh kantor bea dan
cukai RRT memperlihatkan bahwa impor gaplek (HS 07141020) oleh RRT sejak
tahun 2006 berkisar di atas 600 juta dollar. Ekspor gaplek Indonesia ke
China rata-rata di atas 20 juta dollar setiap tahunnya yaitu 20 juta
dollar pada tahun 2006, sebesar 23,8 juta dollar pada tahun 2007 dan
sebesar 21 juta dollar pada tahun 2008.
Salah
satu cara untuk mengatasi ketergantungan bahan bakar minyak adalah
pemanfaatan bahan bakar nabati (biofuel), di antaranya adalah
pemanfaatan bioetanol sebagai campuran premium (premium mix E10) untuk
transportasi. Bioetanol dari ubi kayu yang dibutuhkan untuk premium mix
E10 sekitar 1,37 juta kl atau setara dengan 9,8 juta ton ubi segar.
Produksi ubi kayu nasional pada tahun 2005 sekitar 19,5 juta ton,
sedangkan permintaan untuk pangan, pakan, dan industri (termasuk
bioetanol) sekitar 24,8 juta ton.
D). MOCAF ( Modification Cassava Flavour )
Besarnya
minat dan permintaan tepung MOCAF ( Modification Cassava Flavour )
sebagai Subtitusi Tepung terigu saat ini membuka peluang untuk para
pekebun untuk mengembangkan dan memperbesar produksi Ubi kayu.
Hal
ini disebabkan karena harga yang lebih murah dan kualitas yang sama
sehingga mengurangi biaya produksi di bidang industri makanan yang
mendorong lajunya permintaan dari para pelaku industri makanan pengguna
Terigu.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar